5 Tempat Wisata Asyik di Jakarta
5 Tempat Wisata Asyik di Jakarta
3 December 2023
5 Kawasan Wisata Kota Tua Jakarta yang Penuh Sejarah
5 Kawasan Wisata Kota Tua Jakarta yang Penuh Sejarah
4 December 2023

Menjelajah Sejarah Kota Jakarta dengan Berjalan Kaki

Menjelajah Sejarah Kota Jakarta dengan Berjalan Kaki

Menjelajah Sejarah Kota Jakarta dengan Berjalan Kaki – Jika kalian berkunjung ke jakarta, salah satu wisata sejarah yang wajib dikunjungi adalah museum dimana di jakarta terdapat puluhan museum yang sangat keren, terawat dan nyaman ketika dikunjungi.

Selain museum ternyata Jakarta sekarang sedang mencoba menggali wisata sejarah lain dimana sudah tersedia rute untuk menjelajah sejarah kota Jakarta dengan berjalan kaki, kok bisa? apa saja bangunan yang bisa dikunjungi?

Tentunya kalian akan penasaran mengenai beberapa informasi yang kalian bisa dapatkan tentang beberapa informasi mengenai jakarta yang bisa kalian dapatkan informasinya ialah sebagai berikut.

5 Tempat Yang Bisa Dikunjungi Dengan Berjalan Kaki

Menjelajah Sejarah Kota Jakarta dengan Berjalan Kaki – Nah, tentunya bagi kalian yang inginkan beberapa informasi mengenai tempat yang bisa dikunjungi dengan berjalan kaki, berikut ini informasinya.

  • Chandra Naya House

Menjelajah Sejarah Kota Jakarta dengan Berjalan Kaki

Berada di Jalan Gajah Mada, Jakarta Utara, Chandra Naya House ini merupakan tempat pertama yang bisa kalian kunjungi dimana bangunan yang didirikan sejak tahun 1807 merupakan bangunan bertema Tiongkok yang sempat viral karena ingin dihancurkan dimana Chandra Naya House ini berada di tengah-tengah bangunan megah modern, jadi kalian bisa melihat bagaimana bangunan bersejarah masih tegak berdiri.

  • Vihara Dharma Bakti

Menjelajah Sejarah Kota Jakarta dengan Berjalan Kaki

Setelah dari Jalan Gajah Mada, kalian bisa berjalan kaki sedikit ke arah Kota Tua untuk mengunjungi Vihara Dharma Bakti, tepatnya di daerah Pasar Petak Sembilan dimana Vihara ini merupakan salah satu vihara paling tua yang pernah dibangun di indonesia dimana vihara ini sudah ada seja tahun 1650, walau beberapa bagian mengalami pemugaran, kalian bisa melihat desain vihara yang klasik.

  • Toko Kompak

Setelah ke arah Kota Tua kalian bisa beranjak ke arah Monumen Nasional tepatnya di Pasar Baru dimana disini kalian bisa mencari Toko Kompak yang berada di dalam Pasar Baru dimana Toko Kompak ini memiliki struktur bangunan yang jadul dan toko ini dimiliki oleh keturunan Tionghoa yang sengaja dibuat degan nama Kompak karena anak cucunya ingin tetap kompak.

  • Museum Bank Indonesia

Kalian bisa berkunjung ke Museum Bank Indonesia dimana lokasinya ada di Jalan Pintu Besar Utara Nomor 3 Jakarta Barat dengan tiket masuk seharag 5000 perorang dan kalian bisa bebas menjelajahi museum juga kalian bisa belajar tentang sejarah uang di indonesia mulai dari era belanda, awal kemerdekaan, orde baru, era reformasi sampai era sekarang.

  • Museum Mandiri

Menjelajah Sejarah Kota Jakarta dengan Berjalan Kaki

Museum mandiri ini terletak pas di sebelah Museum Bank UIndonesia sehingga bisa berjalan kaki dan harga tiket masuknya sama dengan museum bank indonesia yaitu 5000 saja dimana di dalam museum ini terdapat koleksi yang berkaitan dengan perbankan tempo dulu dan perkembangannya.

  • Museum Sejarah Jakarta

Banyak orang menyebut museum ini dengan nama Museum Fatahillah dimana nama asli museum ini ialah Museum Sejarah Jakarta dan harga tiketnya berbeda dengan dua museum sebelumnya yakni 5000 dimana museum ini berisi tentang perjalanan sejarah Jakarta dari waktu ke waktu hingga menjadi modern seperti sekarang.

  • Museum Seni Rupa dan Keramik

Setelah usai menjelajahi Museum Sejarah Jakarta kalian bisa berjalan kaki menuju ke Museum Seni Rupa dan Keramik yang ada di sebelah timur dan untuk pengunjung umum, kalian perlu membayar tiket masuk seharga Rp 5000 perorang dan 3000 untuk mahasiswa dan pelajar dengan syarat menunjukan kartu pelajar atau kartu tanda mahasiswa yang berlaku sampai sekarang.

Bagaimana? Sekarang kalian bisa dapatkan informasi mengenai informasi tentang wisata yang bisa dikunjungi dengan berejalan kaki yang telah dijelaskan di Menjelajah Sejarah Kota Jakarta dengan Berjalan Kaki.